

Langit Dili pagi itu terasa cerah. Di tengah denyut aktivitas ibu kota Timor Leste, delegasi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya yang terdiri dari Prof. Dr. Fidiana S.E., MSA dan Dr. Hindah Mustika melangkah mantap membawa satu misi besar: memperluas jejaring internasional dan membuka lebih banyak peluang kolaborasi pendidikan lintas negara. Kunjungan resmi ke sejumlah perguruan tinggi dan institusi strategis ini menjadi bagian dari komitmen STIESIA untuk terus tumbuh sebagai kampus berdaya saing global.
Perjalanan akademik ini membuahkan hasil yang menggembirakan. Sejumlah nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) berhasil ditandatangani dengan berbagai institusi pendidikan tinggi di Timor Leste, antara lain Institute of Business (IOB), Universidade Da Paz, Dili Institute of Technology, serta Instituto Superior Cristal Timor Leste (ISC). Kerja sama ini mencakup pengembangan pendidikan, riset, pertukaran dosen dan mahasiswa, hingga peningkatan kapasitas kelembagaan.
Di Institute of Business (IOB), suasana pertemuan terasa akrab dan penuh semangat. Delegasi STIESIA disambut langsung oleh Dekan Fakultas Bisnis Antonio bersama para dosen yang memiliki ikatan emosional dengan STIESIA, yakni alumni MSA STIESIA: Ezaquiel Ribeiro De Jesus, Fransiskus, dan Marcus. Hadir pula Nai Ludfina dari bagian kerja sama internasional. Diskusi berkembang dinamis, membicarakan peluang kolaborasi akademik sekaligus mempererat hubungan antar-alumni lintas negara.


Perjalanan dilanjutkan ke Universidade Da Paz. Di kampus ini, delegasi diterima oleh Dekan Alexandre De Sauza Guterez dan Wakil Dekan Silva. Pertemuan berlangsung hangat dengan fokus pada penguatan mutu pendidikan dan pengembangan program bersama yang mampu menjawab tantangan global.
Sambutan tak kalah antusias datang dari Dili Institute of Technology. Delegasi STIESIA diterima oleh Wakil Rektor III Carla, Wakil Rektor I Lavina, serta perwakilan Bagian Kerja Sama Internasional, Marcos. Diskusi menyoroti pentingnya inovasi, riset terapan, serta pengembangan kurikulum yang adaptif terhadap kebutuhan dunia industri dan transformasi digital.
Momen istimewa juga tercipta saat kunjungan ke Instituto Superior Cristal Timor Leste (ISC). Selain penandatanganan MoU, delegasi STIESIA yang dipimpin Prof Dr Fidiana SE., M.S.A., CA., berkesempatan memberikan kuliah tamu dengan topik “Peran Digitalisasi dalam Peningkatan Mutu Pendidikan”. Kuliah ini mendapat sambutan antusias dari sivitas akademika ISC, sekaligus menjadi ruang berbagi wawasan mengenai transformasi pendidikan di era teknologi.

Tidak hanya menjalin kemitraan dengan perguruan tinggi, STIESIA juga memperluas jejaring kelembagaan dengan melakukan sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) di Kementerian Pendidikan Dasar Menengah Timor Leste. Delegasi diterima oleh Kepala Bagian Kerja Sama Internasional, Pak Simmy, Bagian Keuangan, Bu Tina, serta staf Junior. Kegiatan ini membuka peluang lebih luas bagi generasi muda Timor Leste untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Indonesia, khususnya di STIESIA Surabaya.
Sebagai penguatan diplomasi pendidikan, delegasi STIESIA juga melakukan audiensi dengan Atase Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia untuk Timor Leste, Prof. Dr. Tasrifin Tahara, M.Si. Pertemuan ini menegaskan peran strategis perguruan tinggi Indonesia dalam membangun kualitas sumber daya manusia kawasan dan mempererat hubungan bilateral melalui jalur pendidikan.
Rangkaian kunjungan ini menjadi bukti nyata bahwa internasionalisasi bukan sekadar slogan, melainkan langkah konkret yang terus diwujudkan STIESIA Surabaya. Melalui kolaborasi lintas negara, pertukaran gagasan, serta penguatan jejaring global, STIESIA optimistis dapat mencetak lulusan yang unggul, adaptif, dan siap berkompetisi di tingkat internasional.
Lebih dari sekadar penandatanganan dokumen, perjalanan ke Timor Leste ini adalah tentang membangun kepercayaan, menanamkan semangat kolaborasi, dan membuka pintu masa depan yang lebih luas bagi dunia pendidikan.
Penulis : Fathurrochman Al Aziz
Foto : Prof. Dr. Fidiana S.E., MSA