STIESIA Mendampingi Pemerintah Daerah: Mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan Berbasis SDGs

Sebagai perguruan tinggi yang berkomitmen pada Tri Dharma dan tata kelola pembangunan berbasis data, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis Pemerintah Daerah dalam perencanaan dan implementasi pembangunan berkelanjutan.
 
Salah satu bentuk nyata kontribusi tersebut adalah pendampingan STIESIA dalam penyusunan Dokumen Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) Kabupaten Sidoarjo. Atas kualitas dokumen yang dihasilkan, Kabupaten Sidoarjo memperoleh Sertifikat Penghargaan dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN atas keberhasilan penyusunan PJPK Berkualitas Tingkat Kabupaten/Kota Tahun 2025   .
 
Penghargaan ini tidak hanya menjadi capaian administratif, tetapi juga pengakuan atas pendekatan ilmiah, partisipatif, dan berbasis indikator yang digunakan dalam proses penyusunan dokumen tersebut.
 
Pendekatan Akademik yang Terintegrasi dengan SDGs
 
Pendampingan STIESIA dilakukan dengan pendekatan:
1.Evidence-Based Policy

Analisis demografi, struktur penduduk, dependency ratio, kualitas SDM, serta proyeksi jangka panjang dilakukan secara komprehensif untuk memastikan kebijakan berbasis data.

2.Alignment dengan SDGs

Penyusunan PJPK dan dokumen turunan daerah dikaitkan secara sistematis dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals), khususnya:

•SDG 1: Tanpa Kemiskinan
•SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera
•SDG 4: Pendidikan Berkualitas
•SDG 5: Kesetaraan Gender
•SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi
•SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan
•SDG 16: Institusi yang Kuat dan Akuntabel

•SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan

3.Integrasi dengan RPJMD dan Dokumen Perencanaan Lainnya

STIESIA memastikan agar roadmap kependudukan tidak berdiri sendiri, tetapi terintegrasi dengan RPJMD, RPJPD, serta sistem akuntabilitas kinerja pemerintah daerah.

4.Pendekatan Kolaboratif Multi-Stakeholder
Proses penyusunan melibatkan OPD, akademisi, serta pemangku kepentingan lokal untuk memastikan implementasi yang realistis dan berkelanjutan.
 
Dari Dokumen Menuju Implementasi
 
Bagi STIESIA, pendampingan tidak berhenti pada penyusunan dokumen. Fokus utama adalah:
•Mendorong implementasi berbasis indikator kinerja yang terukur
•Mendesain sistem monitoring dan evaluasi yang adaptif
•Menguatkan kapasitas birokrasi daerah dalam perencanaan berbasis data
•Menyelaraskan kebijakan kependudukan dengan strategi penguatan human capital daerah
 
Dengan pengalaman pendampingan di berbagai kabupaten/kota, STIESIA memposisikan diri sebagai knowledge partner yang tidak hanya menyediakan kajian akademik, tetapi juga solusi implementatif.
 
Komitmen STIESIA
 
Melalui sinergi antara akademisi, pemerintah daerah, dan masyarakat, STIESIA berkomitmen untuk:
•Mengembangkan model pembangunan daerah berbasis human capital
•Mengintegrasikan prinsip digital transformation dalam tata kelola pemerintahan
•Memperkuat kebijakan publik yang responsif terhadap dinamika demografi
•Mendukung pencapaian SDGs secara terukur dan berkelanjutan
 
Keberhasilan Kabupaten Sidoarjo menjadi salah satu contoh bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah mampu menghasilkan kebijakan yang berkualitas, akuntabel, dan berdampak jangka panjang bagi masyarakat.
 
STIESIA akan terus melanjutkan peran strategisnya sebagai mitra pembangunan daerah menuju Indonesia yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Diposting Oleh :

Tags :