SURABAYA (stiesia.ac.id) – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya terus memperkuat komitmennya dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Tani Merdeka Indonesia (TMI) Provinsi Jawa Timur dalam program “Anak Tani Miskin Naik Kelas: Kuliah Gratis di STIESIA Surabaya.” Program ini sekaligus menjadi implementasi nyata dukungan terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 1 (Tanpa Kemiskinan), SDG 10 (Berkurangnya Kesenjangan), dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) .

Penandatanganan kerja sama dilaksanakan di sela kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Angkatan III yang diikuti 165 peserta dari Jawa Timur dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) di Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Batu, Jawa Timur, Kamis (16/7/2026).
Penandatanganan dilakukan oleh Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Jawa Timur, Riki Septiadi, S.E., M.B.A., M.Hum., AWM., didampingi Sekretaris DPW Tani Merdeka Indonesia Jawa Timur, Imron Rosyadi, S.E., M.M. Kegiatan tersebut turut disaksikan Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, serta Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto.
Kerja sama ini menjadi langkah strategis kedua belah pihak dalam membuka kesempatan yang lebih luas bagi anak-anak petani, khususnya yang berasal dari keluarga kurang mampu, untuk memperoleh pendidikan tinggi yang berkualitas. Melalui sinergi tersebut, STIESIA Surabaya dan DPW Tani Merdeka Indonesia Jawa Timur berkomitmen menghadirkan akses pendidikan yang lebih inklusif sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor pertanian.
Program Anak Tani Miskin Naik Kelas diharapkan menjadi jembatan bagi generasi muda dari keluarga petani untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi tanpa terkendala persoalan biaya. Dengan demikian, mereka memiliki kesempatan yang lebih besar untuk mengembangkan kompetensi, meningkatkan kualitas diri, dan meraih masa depan yang lebih baik.
Mewakili Ketua STIESIA Surabaya, Sulistyo Budi Utomo, B.B.A., M.A., Ec., Ph.D., didampingi Akhmad Baihaqy, S.Kom., M.M., M.Kom., menjelaskan bahwa melalui kerja sama ini putra-putri petani diberikan kesempatan untuk menempuh pendidikan tinggi secara gratis melalui Program Beasiswa KIP Kuliah di STIESIA Surabaya.

Menurutnya, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, STIESIA terus memperluas kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan agar semakin banyak generasi muda Indonesia memperoleh kesempatan mengenyam pendidikan tinggi yang berkualitas.
“Melalui program ini kami berharap semakin banyak anak petani yang dapat mengakses pendidikan tinggi, meningkatkan kompetensi, dan menjadi generasi unggul yang mampu berkontribusi bagi pembangunan bangsa,” ujarnya.
Ia menambahkan, kerja sama ini tidak hanya memberikan akses pendidikan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya STIESIA dalam mencetak lulusan yang memiliki kompetensi, karakter, serta daya saing tinggi untuk menghadapi tantangan dunia kerja sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Sementara itu, Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakir, menyambut baik kolaborasi yang terjalin bersama STIESIA Surabaya. Menurutnya, program ini merupakan solusi nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan bagi anak-anak petani sekaligus mendorong lahirnya generasi penerus yang mampu membawa perubahan positif bagi keluarga, masyarakat, maupun sektor pertanian Indonesia.
Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa sinergi antara perguruan tinggi dan organisasi kemasyarakatan mampu menghadirkan kesempatan pendidikan yang lebih adil dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat. Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap masa depan generasi muda menjadi fondasi penting dalam membangun Indonesia yang lebih maju melalui pendidikan.
Ke depan, STIESIA Surabaya berharap kerja sama ini dapat terus berkembang melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat lainnya sehingga semakin banyak generasi muda memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan tinggi dan menjadi sumber daya manusia yang unggul, berintegritas, adaptif, serta mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan, masyarakat, dan pembangunan nasional. Masyarakat yang ingin memperoleh informasi lebih lanjut mengenai Program Anak Tani Miskin Naik Kelas: Kuliah Gratis di STIESIA Surabaya dapat menghubungi 0822-7788-9550 atau mengakses laman stiesiasurabaya.ac.id maupun pmb.stiesia.ac.id.
Penulis : Fathurrochman Al Aziz
Foto : Bagian Kerjasama