STIESIA Surabaya Dukung Prestasi Nasional Kabupaten Sidoarjo dan Kawal Implementasi PJPK melalui Pendampingan Akademik

SURABAYA (stiesia.ac.id) – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo meraih Sertifikat Penghargaan dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN atas penyusunan Dokumen Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) Berkualitas Tingkat Kabupaten/Kota Tahun 2025. Penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa komitmen daerah, jika ditopang kolaborasi yang tepat, mampu menghasilkan kebijakan publik berkualitas dan diakui di tingkat nasional.

Apresiasi disampaikan melalui Kepala Bidang Pengendalian Penduduk Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana  Pemerintah Kabupaten Sidoarjo Ibu Juniyanti Rochyantine, S.T., M.T. di Ruang Celebes, Graha Widya STIESIA, Rabu (29/4/2026)..

Sebagai perguruan tinggi yang memiliki komitmen kuat pada pengembangan ilmu manajemen, kebijakan dan akuntabilitas publik, serta tata kelola pembangunan daerah, STIESIA Surabaya merasa bangga dapat menjadi bagian dari proses strategis tersebut melalui pendampingan akademik dalam penyusunan dokumen PJPK Kabupaten Sidoarjo.

Pendampingan yang dilakukan STIESIA tidak hanya berfokus pada penyusunan dokumen formal, tetapi juga pada penguatan substansi kebijakan, analisis data kependudukan, integrasi lintas sektor, serta penyusunan arah implementasi yang realistis dan terukur. “Bagi STIESIA, kolaborasi dengan pemerintah daerah merupakan bentuk nyata pengabdian perguruan tinggi kepada masyarakat melalui kontribusi keilmuan yang aplikatif,” demikian diungkapkan Ketua STIESIA Surabaya, Prof. Dr. Nur Fadjrih Asyik, S.E., M.Si. Ak. CA.

Keberhasilan Kabupaten Sidoarjo memperoleh penghargaan nasional menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dapat menghasilkan kebijakan yang tidak sekadar memenuhi kewajiban administratif, tetapi benar-benar memiliki kualitas strategis dan nilai implementasi.

Sejalan dengan capaian tersebut, STIESIA Surabaya mendampingi Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam Focus Group Discussion (FGD) Monitoring dan Evaluasi Implementasi PJPK. Tahap ini sangat penting karena tantangan sesungguhnya bukan hanya menyusun dokumen, melainkan memastikan peta jalan tersebut berjalan efektif di lapangan.

Dalam forum tersebut, Tim Akademisi STIESIA mempresentasikan rancangan Sistem Pengendalian Implementasi PJPK dengan pendekatan From Document to Execution. Sistem ini dirancang agar Pemerintah Kabupaten Sidoarjo memiliki instrumen manajerial yang kuat untuk memantau capaian program, memperkuat koordinasi antar perangkat daerah, mendeteksi hambatan sejak dini, serta menghubungkan PJPK dengan perencanaan tahunan dan penganggaran daerah.

Beberapa instrumen utama yang ditawarkan antara lain meliputi Dashboard Eksekutif PJPK untuk pimpinan daerah, Monitoring System guna melihat status indikator prioritas, Indeks Kinerja PJPK Sidoarjo sebagai alat ukur progres daerah, dan siklus evaluasi triwulanan hingga lima tahunan yang selaras dengan kalender pembangunan daerah.

Ketua STIESIA Surabaya menyampaikan bahwa perguruan tinggi harus hadir bukan hanya di ruang kelas, tetapi juga di tengah kebutuhan nyata pemerintah dan masyarakat. Karena itu, STIESIA terus mendorong model kolaborasi strategis yang menghubungkan keilmuan, data, kebijakan, dan solusi implementatif.

Bagi STIESIA, keberhasilan Kabupaten Sidoarjo adalah keberhasilan bersama dalam membangun contoh baik bahwa kebijakan publik dapat lahir dari kemitraan yang sehat antara pemerintah dan dunia akademik; dan STIESIA tentunya melalui Kampus Berdampak, bisa mendukung Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam tahap implementasi, monitoring, evaluasi, dan penyempurnaan kebijakan pembangunan kependudukan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat luas.

Melalui capaian ini, STIESIA menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya unggul dalam pendidikan, tetapi juga aktif menghasilkan dampak nyata bagi pembangunan daerah dan masa depan Indonesia.(*)

Diposting Oleh :

Tags :