Walikota Eri Cahyadi Dorong Orang Tua Mendongeng Bersama Anak

SURABAYA (stiesia.ac.id)-Hall 2 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya, Selasa 12 Mei 2026, dipenuhi ratusan anak anak usia sekolah yang didampingi orangtua mereka. Suasana semakin semarak manakala Wali Kota Surabaya Bapak Eri Cahyadi bersama Bunda Literasi Surabaya Ibu Rini Indriyani turut hadir di tengah tengah anak anak.          

Ya, anak anak usia sekolah ini sedang mengikuti kegiatan CERIA (Cerita Ayah Eri dan Bunda Rini itu Asyik) yang kali ini digelar di Hall 2 STIESIA Surabaya, Selasa pagi. Kegiatan tersebut juga mengundang sebanyak 300 keluarga pemula. Program CERIA merupakan kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan literasi antara orang tua dengan anak di Kota Surabaya.

Dalam sambutannya, Wali Kota Eri Cahyadi mengatakan, sengaja kegiatan tersebut mengundang orang tua pemula atau pasangan suami istri (Pasutri) yang baru menikah. Tujuannya supaya orangtua mulai membiasakan mendongeng ketika bersama anak-anaknya. Harapannya melalui cara ini, orang tua bisa mengurangi penggunaan gawai di kalangan anak anak.

“Dengan mendongeng itu, maka ada kedekatan antara orang tua dengan anak. Yang kedua, orang tua bisa memberikan pesan-pesan yang mudah masuk (dimengerti) biasanya melalui dongeng itu,” kata Wali Kota Eri dalam sambutannya di hadapan para orangtua dan tamu. Termasuk hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Perpendiknas Surabaya, sebagai badan hukum pengelola STIESIA, Ibu Dra. Endang Dwi Retnani, M.Si., Ak., CA dan Ketua STIESIA yang diwakili Ibu Prof. Dr Fidiana, S.E., MSA., Wakil Ketua II  Bidang Keuangan dan Umum, serta Direktur PT. Graha Widya Bhakti STIESIA, Bapak Luki Sadmiko Ardi, S.Tr., Par.

Wali Kota Eri mengajak seluruh orang tua di Kota Surabaya untuk membiasakan mendongeng ketika bersama anak-anaknya di rumah. Cara ini juga dinilai ampuh untuk mendidik karakter anak sejak PAUD hingga SD. Selain itu, pesan orang tua juga akan lebih mudah tersampaikan kepada anak-anak ketika dilantunkan melalui mendongeng.

Kegiatan ini digelar Pemkot melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Surabaya.

Kepala Dispusip Kota Surabaya, Bapak Yusuf Masruh mengungkapkan, ke depan Dispusip akan menggelar lomba mendongeng orang tua kepada anaknya. “Semoga ini bisa menggantikan peran gawai, karena sampai kapanpun peran orang tua tidak bisa digantikan oleh gawai,” ujar  BapakYusuf Masruh

Dispusip rencananya juga akan menggelar pelaksanaan mendongeng di berbagai wilayah di Kota Surabaya. Terkait lomba mendongeng, nantiya melibatkan antara orang tua dan anak secara langsung.

Penulis : Fathurrochman Al Aziz

Foto     : Humas

Diposting Oleh :

Tags :